Pemasaran gaya lama tidaklah mudah, tetapi setidaknya kita tahu bagaimana caranya untuk berhati-hati.
Jika kita mau membeli iklan TELEVISI atau iklan cetakan, kita sewa suatu agen iklan kreatif plus harga nya secara penuh.
Jika kita mau melakukan publisitas, kita sewa orang PR .
Pemasaran macam apa pun anda mau lakukan, anda hanya bisa menggaji seorang pakar.

Waktu sudah berganti.
Salah satu hal yang membuat pemasaran Internet sulit ialah bahwa anda tidak bisa centralize seperti itu, tetapi anda harus menguasainya.
Anda tidak berhasil di pemasaran search engine – mesin pencari dengan menyewa tenaga luar untuk melakukannya, atau dengan menyewa seorang expert, harus membujuk tiap orang untuk mengerjakan Situs Web anda dan atas pemasaran Internet anda untuk mempelajari potongan pekerjaan mereka.
Demikian juga, anda tidak akan pernah mempunyai blogging department, memerlukan banyak pegawai yang menulis individu blogs mereka untuk membuat ciri khas di persepsi pelanggan anda.
Oleh sebab itu, jika sentralisasi ke luar, apa yang terjadi?
Anda menguasai pemasaran Internet dengan memperlihatkan kebijakan, memberikan pelatihan, dan mengamati hasil.
Tentu anda perlu memperbarui prosedur anda agar pegawai tahu apa kah untuk diharapkan kedatangan mereka.
Dan anda perlu mengajar ketrampilan dan pendekatan baru kepada mereka.
Tentu saja anda harus membayar perhatian sampai keberhasilan meningkat tajam.
Dan itu adalah masalah.
Begitu lebih mudah ke centralize atau menyewa tenaga luar untuk melakukan atau menyerahkan sesuatu kepada seorang pakar, dan oleh sebab itu lebih susah merubah budaya perusahaan anda untuk berhasil dengan pendekatan pemasaran baru ini.
Oleh sebab itu jika anda sudah meronta-ronta untuk menyesuaikan diri ke dunia baru pemasaran, memberi patah tulang pada anda sendiri🙂.
Setuju bahwa tidak ada yang sama sebagai hari-hari usianya.
Jika anda mengerti jenis kebudayaan baru anda perlu, dan bagaimana caranya untuk menghasilkan, anda akan lebih banyak menyetujui waktu itu mengambil untuk benar-benar memaksanya terjadi.
Adalah BAIK untuk memulai sedikit dari sekarang dan bertambah lebih baik setiap hari.

Selamat mencoba dan bereksperimen.

Google Suplemen Index

Mei 3, 2007

Pernah kah anda mengalami betapa susahnya mencari top ranking di keyword yang anda jagokan untuk website anda sendiri atau website klien yang anda maintain sebagai SEO.
Khusus untuk Google anda bisa mengalami frustasi betapa itu tidak mungkin atau susah sekali untuk anda wujudkan.
Algoritma Google selalu update untuk mem-filter beberapa parameter yang mungkin bisa di manipulasi oleh webmaster untuk bisa menjadi top ranking di Google.
Sekarang yang banyak di bicarakan adalah supplement index, yang apabila anda cukup aware dengan website anda dan bila itu masuk disana, akan susah sekali atau tidak mungkin masuk di top ranking untuk halaman web anda itu.
Salah satu factor kenapa Google masukan ke suplemen index adalah duplicate content, halaman yang sedikit – tidak sama sekali mendapat link bahkan dari website itu sendiri, dan halaman baru yang konten nya tidak cukup untuk di kategorikan sebagai halaman web yang layak.
Apabila anda tahu cara keluar dari suplemen index maka anda akan mendapatkan reward dari Google untuk masuk top ranking sesuai harapan anda.

selamat mencoba dan bereksperimen.

Perubahan Satu Dasawarsa

April 28, 2007

10 tahun mungkin bukan waktu yang singkat tapi sudah bisa membuat perubahan yang sangat dramatis pada kecanggihan mesin pencari – Search engine yang ada sepanjang sejarah.
Dan 10 tahun terakhir adalah masa yang paling mencengangkan melebihi penemuan bom atom itu sendiri, dimana membawa perubahan yang sangat besar pada perubahan ke jaman informasi dewasa ini.

di tahun 1997 :
– hanya ada website kurang dari 500.000 website.
– Google, YouTube, MySpace dan iPod belum ada
– telepon seluler hanya sebagai alat komunikasi

Sekarang sudah ada lebih dari 100 juta website, 35 juta blog dan telepon seluler sudah bisa untuk berbagai keperluan download photo, lagu, multimedia dan lainnya yang berhubungan dengan teknologi.
Apa yang terjadi pada perubahan besar ini adalah membawa perubahan juga dalam dunia marketing dan beramai-ramni meninggalkan cara marketing lama. Setiap orang bisa memasarkan apapun dengan media internet dewasa ini.
Konsumen sekarang sudah mulai bisa berinteraksi dengan lebih pro active dengan adanya blog, buletin board, forum, chating dan memberikan testimonial tentang suatu produk tertentu.

Acara-acara televisi sekelas American Idol membuktikan bahwa marketing dengan model baru ini bisa membawa efek yang sangat besar.

Sementara itu marketing di dunia internet menuntut untuk menampilkan data-data baru dari website sehingga konten selalu fresh dan updates.

Walaupun semua begitu drastisnya berubah tapi satu yang tidak berubah dari dunia marketing adalah harus adanya interaksi dengan pihak konsumen yang berujung pada kepuasan konsumen pada suatu produk.

14 April 2007 dimulai dengan mop Google yang mulai memberikan tanda merah pada website yang menayangkan paid listing pada link di halaman web nya.
Yang di lontarkan oleh Matt Cutt (salah satu engineer Google) menghembuskan angin panas yang membakar kegerahan para SEO – webmaster di internet.
Pernyataan ini ditanggapi beragam oleh webmaster yang kegerahan seperti bisa di lihat di blog Matt Cutt , dan beberapa di komentari oleh selebriti internet lainnya Aaron Wall, Danny Sullivan dan lainnya.
Simpelnya masih di pertanyakan apakah Google takut existensi paid links di website-website itu akan mengancam pemasukan dari iklan Google yang sudah menggelembungkan pundi dana perusahaan dengan pertumbuhan yangluar biasa itu.
Tapi poinnya bisa disimpulkan kalau Google sendiri menginginkan webmaster untuk membuat paid links itu sedikit tersembunyi sehingga Googlebot sendiri tidak memberikan kredit untuk link tersebut, mungkin bisa meniru apa yang dilakukan oleh Matt Cutt sendiri dalam blog nya untuk menambahkan rel=’nofollow’ sehingga Googlebot tidak akan meneruskan PageRank ke halaman web si pemasang link.
Ini bisa menjadi dilema bagi webmaster, apabila memberitahukan hal ini kepada customer si pemasang paid links – banner dimana mereka tidak dapat seperti yang diharapkan, maka nanti bisa membuat si pemasang iklan enggan memasang iklan – paid links lagi, dan bisa menurunkan sampai 80% pemasukan webmaster.
Pemasang iklan biasanya akan sangat aware dengan PageRank tadi untuk mau memasang iklan – paid links di website yang memiliki PageRank memadai untuk bisa menguntungkan juga bagi website si pemasang iklan – paid links tadi.
Webmaster yang jujur akan memberitahukan hal ini kepada customer mereka walaupun bisa menimbulkan hilangnya penghasilan secara signifikan, dan untuk yang sedikit tidak jujur akan melupakan hal ini dan berharap customer mereka tidak mengetahui akan hal ini.
Sekarang hanya masalah waktu saja apakah kita akan terus menggunakan PageRank di google toolbar yang sangat suka kita gunakan karena walaupun itu ada hijau atau tidak kita masih lebih enak menggunakan toolbar itu, haruskah google menghilangkan green bar itu juga dari toolbar nya, sedangkan PageRank itu yang bikin google bisa seperti sekarang, ataukah google akan ditinggalkan oleh para webmaster seperti kasus beberapa search engine si akhir tahun 90-an yang tidak bertahan karena melawan dan berseberangan dengan keinginan webmaster hanya waktu yang bisa menjawab.

SEO report di bagi menjadi 3 bagian : 10 factor positif, factor yang paling kontroversi dan 5 factor negatif. Jika anda tidak tahu atau belum tahu secara keseluruhan berarti anda tidak serius mendalami SEO.
Danny Sullivan (praktisi internet dan pemilik forum webmaster terbesar) tidak begitu yakin tentang kategori diatas, dan dia mencoba membuat kategori sendiri berdasarkan kontrol website yang di miliki oleh webmaster dan tingkat kesulitan, sehingga artikel berikut layak untuk di cermati.

10 besar factor positif Algoritma Google (asumsi)

1. Penggunaan keyword di title metatags.

2. Popularitas website secara umum.
Baik kualitas maupun kuantitas link dari keseluruhan website di internet. Diumpamakan website seperti sebuah kota, jaringan pelabuhan, terminal, stasiun yang ramai akan membuat kota itu lebih cepat berkembang.

3. Anchor text pada inbound link.
Sebagai salah satu kesimpulan utama menceritakan mengenai apa website yang dituju.

4. Popularitas Link dalam Struktur link internal.
Seberapa sering halaman website muncul dalam tiap link dari keseluruhan isi website.

5. Umur website.
Bukan merekam tentang kapan registrasi dari domain, tapi lebih menekankan pada kapan pertama kali website itu ditemukan oleh robot search engine.

6. Relevansi Topik dari Inbound Link.
Ditekankan kepada hubungan dari link website – halaman website yang berisi keyword dan halaman web yang di tuju. Berisi anchor text dan tema dari website yang di tuju.

7. Popularitas link website dalam satu topik komunitas.
Kualitas – otoritas dari link dalam target website selama satu topik dari jaringan internet.

8. Keyword yang digunakan dalam text body.
Gunakan kata pencarian -keyword yang relevant dan tidak di sembunyikan dalam text – html dari konten website.

9. Popularitas link secara global dari website link.
Ini kenapa orang – webmaster membeli link dari website yang mempunyai google pagerank 7 lebih banyak dari pagerank 6. Link dari website besar sangat berharga dan sangat kuat pengaruh nya dalam posisi website di search engine.

10. Nilai dari link inbound baru.
Akan lebih besar pengaruh nya dapat 10 link baru dengan trafik internet yang besar dari pada sehari dapat 1000 link tanpa satupun trafik masuk ke website yang di tuju.

Kebanyakan strategi optimization yang populer terpusat atas kebiasaan memakai link, sebagai salah satu trik SEO yang paling berkembang beberapa tahun terakhir semenjak Search Engine di perkenalkan dan bisa menguntungkan oleh para webmaster.
Perusahaan search engine sekelas Google secara terus menerus mengupdate algoritmanya untuk mencegah sistem nya secara mudah di
di permainkan, para analis memprediksi cara terpopuler beberapa tahun kedepan adalah tetap dengan memakai umpan link.
Setiap webmaster menyukai link untuk menaikan ranking – posisi website di search engine, tapi harus di perhatikan sekali cara-cara yang masih di pakai masing-masing search engine, karena membedakan perhitungan link dalam algoritmanya.
Secara umum dapat di simpulkan untuk mendapatkan link yang menguntungkan harus melihat dari beberapa factor perhitungan search engine atas website yang tersebut. Beberapa factor itu akan di bahas dalam tulisan berikutnya.

19 Hal untuk membuat konten web yang bagus di search engine
1. Tulisan ketat.
Itu tidak bermaksud tulisan jelek atau sedikit tulisan

2. Tulisan sekitar 600-800 kata lebih baik bagi SEO dan menangkap ekor panjang mencari.

3. Title – Subject – Support, di perintah itu, baik subyek, kata kerja, objek.

4. Judul sebaiknya singkat dan informatif – dapat di click, tetapi jelas.

5. Header (terlebih dulu kalimat atau paragraf) sebaiknya sampai pada pokok.
Katakan pada pembaca apa artikel tentang terlebih dulu tentang apa.

6. Tak ada fantasi, bertele-tele introduksi di mana tidak jelas anda sedang berbicara tentang apa.

7. Informasi yang di tampilkan sangat halus.
Cantik untuk buku dan koran (dan kadang-kadang).

8. Informasi tidak berulang gaya setiap kali.
Gaya – style membuat user tetap terjaga.

9. Sans serif – jenis font lebih mudah dan lebih cepat untuk membaca di atas layar komputer.

10. Bagian kosong banyak – lebih lebih baik lagi daripada gambar yang besar.

11. Isi sebaiknya dapat dipindai lebih cepat.

12. Pikirkan di bullet dan sub-judul.

13. Orang suka berurutan semacam list.

14. Gambar sebaiknya khas dan informatif, tidak umum, dekoratif dan seperti iklan

15. Foto sebaiknya relevan bagi isi.

16. Orang di gambar sebaiknya kelihatan enak dilihat dan mudah ditampilkan (dan menampilkan seluruh badan).

17. Foto sebaiknya penuh badan jika mungkin (oleh sebab itu orang bisa memeriksa bungkus dan barang).

18. Ejaan yang benar.
Mencerminkan anda kelihatan lebih pintar.

19. Tatabahasa sangat penting.
Kecuali kalau anda tidak adalah benar-benar seorang profesional.