Kebanyakan strategi optimization yang populer terpusat atas kebiasaan memakai link, sebagai salah satu trik SEO yang paling berkembang beberapa tahun terakhir semenjak Search Engine di perkenalkan dan bisa menguntungkan oleh para webmaster.
Perusahaan search engine sekelas Google secara terus menerus mengupdate algoritmanya untuk mencegah sistem nya secara mudah di
di permainkan, para analis memprediksi cara terpopuler beberapa tahun kedepan adalah tetap dengan memakai umpan link.
Setiap webmaster menyukai link untuk menaikan ranking – posisi website di search engine, tapi harus di perhatikan sekali cara-cara yang masih di pakai masing-masing search engine, karena membedakan perhitungan link dalam algoritmanya.
Secara umum dapat di simpulkan untuk mendapatkan link yang menguntungkan harus melihat dari beberapa factor perhitungan search engine atas website yang tersebut. Beberapa factor itu akan di bahas dalam tulisan berikutnya.

19 Hal untuk membuat konten web yang bagus di search engine
1. Tulisan ketat.
Itu tidak bermaksud tulisan jelek atau sedikit tulisan

2. Tulisan sekitar 600-800 kata lebih baik bagi SEO dan menangkap ekor panjang mencari.

3. Title – Subject – Support, di perintah itu, baik subyek, kata kerja, objek.

4. Judul sebaiknya singkat dan informatif – dapat di click, tetapi jelas.

5. Header (terlebih dulu kalimat atau paragraf) sebaiknya sampai pada pokok.
Katakan pada pembaca apa artikel tentang terlebih dulu tentang apa.

6. Tak ada fantasi, bertele-tele introduksi di mana tidak jelas anda sedang berbicara tentang apa.

7. Informasi yang di tampilkan sangat halus.
Cantik untuk buku dan koran (dan kadang-kadang).

8. Informasi tidak berulang gaya setiap kali.
Gaya – style membuat user tetap terjaga.

9. Sans serif – jenis font lebih mudah dan lebih cepat untuk membaca di atas layar komputer.

10. Bagian kosong banyak – lebih lebih baik lagi daripada gambar yang besar.

11. Isi sebaiknya dapat dipindai lebih cepat.

12. Pikirkan di bullet dan sub-judul.

13. Orang suka berurutan semacam list.

14. Gambar sebaiknya khas dan informatif, tidak umum, dekoratif dan seperti iklan

15. Foto sebaiknya relevan bagi isi.

16. Orang di gambar sebaiknya kelihatan enak dilihat dan mudah ditampilkan (dan menampilkan seluruh badan).

17. Foto sebaiknya penuh badan jika mungkin (oleh sebab itu orang bisa memeriksa bungkus dan barang).

18. Ejaan yang benar.
Mencerminkan anda kelihatan lebih pintar.

19. Tatabahasa sangat penting.
Kecuali kalau anda tidak adalah benar-benar seorang profesional.

Hari-hari belakangan ini banyak diskusi di internet ini tentang privacy policy google sendiri dimana oleh Matt Cutts sendiri (staff google yang banyak memberikan masukan buat webmaster tentang produk-produk google) .
Dia menekankan bahwa dalam 18 – 24 bulan semua aktifitas user di google sendiri menjadi tidak dikenal, dan dia menjelaskan beberapa search engine masih masih merecord id user di database mereka.

Juga di sebutkan disana bahwa tiap user yang memakai jasa google tidak harus melengkapi data pribadi sebanyak yang di perlukan di search engine lain.

Yang terpenting ditekankan Matt bahwa poin lain yang terbesar disana adalah bahwa ISP – jasa provider yang kita gunakan menyimpan seluruh data aktifitas internet yang kita lakukan di bandingkan google yang hanya menyimpan sebagian.

Karena semua yang kita lakukan melalui aktifitas di internet melewati ISP dan direkam disana. Dan lagi ISP menyimpan semua aktifitas ber internet kita termasuk kartu kredit yang kita gunakan, kemana dan dimana kita bertransaksi dan lain-lain semua detail aktifitas lainnya.

“With Google if you clear cookies and turn off your cable modem for a minute or two, you’ll usually get a completely new IP address. Google would have no idea that it’s the same person, but your ISP would still know.” Tambah Matt lagi.

O’Reilly, seorang praktisi internet menambahkan bahwa tiap kita menggunakan kartu kredit kita berbelanja di internet di rekam oleh bank penyedia jasa dan memberikan informasi itu ke marketer mereka, bila berbelanja di supermarket juga di rekam oleh supermarket dan data personal kita digunakan untuk promosi produk mereka.

Tidak begitu halnya dengan aktifitas belanja kita di online hanya direkam oleh website tempat kita belanja dan tidak melibatkan pihak lain termasuk disini adalah search engine (tidak begitu halnya untuk website yang tidak memiliki secured layer di jaringan server mereka).

Selamat datang SEO dan Webmaster Indonesia